Rabu, 23 Mei 2018

Proposal Hidup


Endah Dwi Sapitri
Universitas Pamulang
Manajemen
Proposal Hidup



Aku sadar bahwa aku tidak dapat memilih pada keluarga mana aku dibesarkan nanti, pada keluarga mana aku dilahirkan. Dan aku menyadari bahwa hidup akan terus berjalan meski dalam keadaan sulit sekalipun. Orang tua ku selalu berkata bahwa didunia ini hanyalah sementara lalu aku mencoba untuk membuka mata melihat realitas kehidupan yang sebenarnya. Hidup gak melulu soal harta dan tahata tapi bagaimana aku dapat membuat hidup ini menjadi lebih bermakna. Sampai pada akhirnya kedua orang tua ku bercerita yang sebenarnya. Ketika faktor ekonomi mulai menghimpit keluarga ku. Ibu dia focus hanya merawat ku, ia rela meluawangkan waktunya hanya untukku. Pada saat itu bapak bekerja cukup jauh dan Ibu seorang yang merawatku. Saat Ibu membutuhkan uang untuk berobat ia rela meminjam kesana-kemari hanya untuk menyembuhkan ku. Aku ingat ketika kepala ku direkam oleh banyak alat dan dokter yang mengatakan bahwa aku memiliki kelaian pada otak dan syarafku. Lalu, pada saat itu mungkin kedua orang tua ku begitu hancur mendengarnya, tapi, dengan keyakinan mereka kepada Allah bahwa anak mereka akan sembuh dan tumbuh ceria seperti gadis laiinya. Karena Bapak dan Ibu aku bisa sampai seperti ini. Karena Bapak dan Ibu aku bisa bersaing dalam segala kompetisi dan bermain bersama teman lainnya. Jika, saja pengobatan itu terlamabat mungkin kamu akan menjadi anak yang idiot, pesan ibu kepadaku. Betapa banyak pengorbanan mereka merawatku, aku bisa bersekolah hingga ke jenjang perkuliahan. Aku ingat betul bahwa aku pernah berkata kepada mereka “Bu, Pak doain Endah supaya bisa menempuh pendidikan tingggi ke tingkat Sarjana dan juga Master.” Merka mengaamiinkan doa ku.
Aku hanya ingin membuktikan dan mengubah pola pikiran mereka yang selalu berkata “Wanita sebaiknya didapur saja.” Kedua orang tua ku bukanlah tamatan SMA tapi mereka ingin melihat anaknya lebih dari mereka. Sungguh, aku ingin segera merealisasikan keinginan dan cita-citaku agar kelak tercapai. Aku pun mulai mendekatkan diri kepada sang pencipta Allah swt. Memulai hijrah ku secara perlahan menjadi manusia yang bermanfaat dan lebih baik lagi. Aku sadar bahwa kuliah butuh uang yang tidak sedikit, lalu aku memutuskan untuk kuliah sambil bekerja. Dengan memohon ridho Allah dan Orang tua hingga pada saat ini aktivitasku berjalan dengan lancer. Meski bekerja aku juga aktiv di kegiatan kampus yaitu Ldk Imam Unpam. Di sana aku menemukan tempat, tempat yang pas untuk hijraku, tempat di mana aku dikelilingi orang-orang yang saleh dan salehah. Dan aku tidak mau segenap rasa lelah ini hanya menjadikan tembok keegoisan diri dan juga kebutaanku mengejar dunia. Lalu apakah aku bisa memberikan manfaat kepada orang lain dan juga berguna untuk masyarakat nantinya?
Proposal hidup ini dibuat, dengan ini aku mendeklarasikan segenap harap, segenap mimpi dan cita-citaku. Dan ku taruh melalui sayap-sayap malaikat dengan penuh harap dan ridhonya akan di ijabah oleh-Mu ya rabb.. Aamiin..

Target Hidup ku:
Selama menjadi mahasiswa aku bukan hanya ingin berkuat dalam ranah akademis internal kampus, tetapi aku juga ingin menjadi mahasiswa yang berproduktif seperti menulis blogger, menulis buku dan berbisnis makanan serta pakaian muslimah. Oleh karena itu aku selalu menjalin relasi serta komunikasi kepada teman-temanku, Juga kepada dosen-dosenku.
Selama menjadi mahasiswa, aku ingin aktif berorganisasi, menjalanai berbagai training dan seminar pengembangan diri serta memiliki bisnis oleh karena itu aku belajar berjualan jualan, risol, gorengan, baju muslimah, dan juga parfume. Semuanya aku jual di kampus tanpa merasa malu. Bahkan sebagian besar aku jual kepada para dosen. Dan alhamdulilah semua yang aku jual ada saja yang beli.
Namun, aku masih kesulitan dalam memasakarkan produk ku dalam hal seperti ini terakadang hanya diri sendiri lah yang berusaha untuk tetap menyemangati diri, memotivasi diri. Terkadang masalah yang datang hanya akan membuat ku down. Tapi, aku percaya bahwa usaha tak akan menghianati hasil. Selalu percaya kepada yang maha kuasa.

Selama menjadi mahasiswa aku ingin selalu mengukir prestasi dalam segala hal. Tapi, dikarenakan kuliah dengan status regular C rasanya itu hanya mimpi. Disetiap kesempatan selalu terhambat oleh status keativan mahasiswa. Ketika aku melihat mereka yang begitu bahagia dengan setatus mahsiswa dengan segelentir aktivitasnya di kampus sedangkan aku harus bekerja untuk bisa membiayai kuliah ku. Namun, itu tak menyurutkan semangat ku dalam menuntut ilmu dan semua adalah karena aku ingin selalu belajar menjadi lebih baik, supaya nantinya aku mudah dan bisa meyakinkan untuk menginspirasi dan berbagi dengan yang lain. Tentunya dengan karya nyata dari apa yang telah aku dapatkan tersebut bisa aku sumbangsihkan kepada yang lainya juga.

Minat terbesarku adalah mendirikan sebuah sekolah computer dan sekolah yang mengasah kreativitas anak guna menghidupi, mendidik, dan mengasah kekreativitas anak sedari kecil. Membangun perekonomian social di masyarakat dengan media-media daur ulang. Sekolah itu akan aku beri nama “Creative Foundution” yang berfokus pada prinsip pendidikan anak, kewirausahaan untuk para ibu-ibu. Dan juga aku ingin sekali bisa memiliki e-commerce untuk bisnis ku, dan menciptakan lapangan kerja untuk mereka yang membutuhkan dengan mempekerjakan lulusan-lulusan yang baru seperti smp-sma. Untuk meraih hal ini aku terus  berusaha memperpantas diri untuk bisa meraihnya diantaranya adalah peran kecil yang coba aku wujudkan dalam bentuk kenyataan diantaranya adalah aku mencoba aktif di kegitan kampus seperti LDK IMAM yang mana kegitannya adalah memberikan kajian islami kepada teman-teman di kampus, berbagi hijab gratis, dan edukasi mengenai pentingnya peran islam dalam kehidupan kita sehari-hari dan Sharing Design yang mana di Sharing Design sendiri saya menjadi pengajar dengan teman saya di Sharing Design ini bisa belajar dengan mengikuti kelasnya di setiap minggu ke 2 dan ke 4 lalu minggu ke 1 dan ke 3 adalah pertemuan online. Kelas ini Gratis tanpa pungutan biaya. Semua aku lakukan untuk mendapatkan banyak ilmu dan banyak jaringan pertemanan (silaturahmi). Karena aku meyakini semua hal yang pernah kita lakukan jika itu baik maka akan berdampak baik untuk masa depan kita.
Dibiasakan mandiri sejak kecil tidak membuatku lantas surut akan cita-cita dan impian ku menggapai ilmu, setelah berjuang melawan penyakit dan tumbuh dewasa seperti banyak dari temanku mengatakan, betapa irinya aku padamu selalu bisa membuat inspirasi kami semua. Sesungguhnya aku tidak melakukan apa-apa kepada mereka, aku hanya melalukan apa yang aku suka dan aku bisa. Masalah mengenai pendidikan, aku selalu bermimpi juga berharap kepada Allah swt, kelak bisa diberikan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa dan juga S2 di luar negeri. Bisa kah? Pertanyaan yang selalu aku pikirkan saat ini. Belum tahu Negara mana yang Allah tentukan untuk ku. Tapi, sungguh aku begitu percaya bahwa rencana Allah itu akan baik nantinya. Semoga Allah meijabah segala doa-doa ini.Aamiin
Kalau pun memang tidak diberikan kesempatan berkuliah di luar negeri. Di dalam negeri aku akan mecoba universitas negeri terlebih dahulu dengan bekal bismillahirahmanirahim dengan ini saya akan berusaha lebih keras dan giat lagi untuk meraih itu semua.
Supaya ketika tiba saatnya  nanti aku bisa sepenuh jiwa menginspirasi  orang lain untuk selalu percaya pada kemungkinan-kemungkinan besar yang bisa diraih oleh manusia termasuk meraih mimpi-mimpi yang kebanyakan orang meragukanya. Dan satu alasan logis yang mungkin tak terbantah adalah semua hal diatas akan berdampak besar pada usahaku nanti kedepannya karena aku ingin memiliki bisnis besar yang bermanfaat banyak pihak.

Karena sejatinya disetiap keberuntungan yang ku peroleh dalam hidupku itu tanda satu doa ibuku dikabulkan oleh Allah swt.

           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan