Rabu, 30 Mei 2018

Bakti Sosial dan Buka Bersama anak yatim piatu

Mencoba menulis kembali disetiap kejadian yang dialami dalam hidup haha lebay banget ya, cuma ingin mengabadikan momen kebaikan bersana adik-adik.

Rencana ini sudah berjalan sebulan yang lalu. Tepatnya bulan April, pada waktu itu DIA yang ku sebut laki-laki pantang menyerah, pekerja keras, penyayang anak-anak, dan juga laki-laki yang mengajakku masuk kedalam lingkaran kebaikan. Aku diperkenalkan dengan teman-temannya hingga pada akhirnya aku mengetahui bahwa mereka juga teman sahabatku saat di kampus. Sayangnya, sahabatku kini memilih resign dari kampus dan menikah muda dengan lelaki pilihannya yang kini sebentar lagi akan memiliki momongan. Menunggu sang malaikat kecil datang ke pangkuan bundanya. Ah, sudah lama rasanya aku tak bertemu dengannya. Terakhir sekali di tahun 2017 tepat bulannya aku tidak ingat.

Mengenal DIA mungkin sudah menjadi jalan cerita sang maha kuasa untuk ku. Aku tidak tahu bagaimana akhirnya nanti.. seiring berjalannya waktu kamu mengakui sebuah perasaan yang bergejolak di hatimu. Kamu beranikan diri tuk berkata "Aku ingin menikahimu." Namun, tak ku tanggapi pesan mu dengan alasan dan ketidak percayaan ku padamu untuk saat ini. Di tambah mungkin ku pikir saat itu hanya bercanda karena hanya melalui chat kamu berkata. Ngomong-ngomong biarlah saja dahulu seperti ini aku tidak ingin fokus ku terbagi pada sebuah hal yang tak pasti.

Ku alihkan pikiranku kepada kegiatan panti, ku tepiskan bayang mu dari dalam diri berfokus pada kegiatan panti dan mengingat bahwa ada tugas yang harus ku design pada saat itu. 



Beberapa hari kemudian design  yang ku buat sudah menyebar kemana-mana hingga seorang penulis pun merepost kegiatan tersebut. Kamu menuggaskan ku menjadi MC pada acara nanti, dan kamu sebagai ketua pelaksana, melihat mu bekerja sendiri sesungguhnya menyedihkan, tapi apa yang bisa aku lakukan selain berdoa kepada Allah swt semoga tubuhmu diberi kesehatan dalam setiap kegiatan kebajikan yang kamu kerjakan. 

Tanpa ku minta kamupun menceritakan kejadian yang terjadi disetiap harinya menuju acara, ada saja yang membuatmu kesal dan menguji kesabaranmu, tapi kamu tetap sabar. Lucu saat mendengar keluhan mu tentang sesorang yang sangat rewel pada saat itu. Aku hanya tertawa tanpa harus menanggapi serius ceritamu. Ku katakan "Sabar, menghadapi wanita". 

Hingga donasi terus masuk ke nomor rekening dan terkumpul 4 juta pada saat itu. Mendapatkan sponsor serta mendapatkan catering gratis bagaikan rejeki nomplok alhamdulillah mengirit pengeluaran batinku.

Hari H persiapan menjadi MC mungkin sudah 95% 5%nya nyiapin diri supaya berani tampil haha. 
Di hari sabtu sudah biasa bagi ku kelas reguler C untuk kuliah lalu langsung pergi ke panti tanpa mandi. TANPA MANDI YA haha catat itu. 


saat berbuka puasa, fabiayyi 'aalaa'i rabbikumaa tukadzdzibaan?

dapet sponsor dari roti tembem





Setelah buka bersama kita menjalankan ibadah solat magrib dan solat tarawih berjamaah, Salat taraweh pun lengket macem gulali  euhhh gerah banget gerah mau mandi tapi masih ada acara pada akhirnya gak mandi dan langsung tidur gitu aja. Bayangin aja dari kampus mandi pagi doang sampe besok pagi lagi baru mandi haha

03.40
 gak ada yang bangunin saur -_- rada kesel sama anak lakinya karena mereka nonton bola tapi gak bangunin saur coba itu. Pengen marah juga bukan temen deket akhirnya kamu yang aku jadiin sasaran kemarahanku pagi itu.
"Kamu kok gak bangunin anak-anak sih udah jam segini?" #nada rada ketus dikit
"Yaudah makan-makan aja sih, tadi aku habis ngambil makanan"
"..." seketika diem

gak seharusnya sih nanya gitu karena posisinya juga gak di panti yang jadi pertanyaanya anak cowo yang pada begadang itu ngapai ett -_-
tapi aku gamau ambil pusing, yang penting kita semua bisa saur tepat sebelum jam imsyak.
By the way habis saur aku berinisiatif untuk mandi, gilaa mandi hahaha
"Pegang kertas ini ya sum, mau mandi dulu belom mandi dari kemaren hahaha"
"Buseh mandi pagi buta begini..."
langsung ngabur ke kamar mandi


Tepat pukul 5 kita semua melaksanakan solat subuh berjamaah, dan anak-anak panti tadarusan di masjid. Tibalah dipenghujung akhir acara pada pagi hari ini, yaitu di mana ada sambutan dari bapak Heri selaku pemilik panti asuhan, dan juga ada sedikit donasi dari kita semua.



Penutupan sambutan oleh bapak Heri

ini udah mandi ya haha, pemberian santunan oleh kak jun kepada pak heri



mereka...

kami....

berbagi kasih...

sahabat dunia akhirat





TERIMA KASIH

Terima kasih kepada Allah swt yang sudah sangat baik memepertemukan ku dengan mereka, 
Terima kasih kepada kamu yang bisa membuat ku menyadarai betapa pentingnya bersyukur
betapa pentingnya bahagia meski kehidupan tak berpihak pada kita.
Terus berusaha membuka wawasan juga terima kasih cerita inspiratif  
yang telah terjadi dalam hidupmu. Semoga kelak dapat menginspirasi banyak orang.
Aamiin

1 komentar:

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan