Jumat, 26 Mei 2017

Ketika IPK-mu Rendah, Hal yang mesti Kamu lakukan adalah

Ketika IPK-mu Rendah, Hal yang mesti Anda lakukan adalah







Mahasiswa dan mahasiswi mana yang tidak sedih ketika melihat nilai IPK tidak sesuai ekspetasi? Mungkin hanya orang yang pasrah saja melihat IPK rendah dan tidak punya keinginan untuk merubahnya?

Apakah kamu termasuk tipe mahasiswa yang
  1. Panik saat melihat IPK turun
  2. Bodo Amat
  3. Gak keduanya orang bukan anak kampus atau udah lulus


Tapi kalian tidak perlu berkecil hati mengenai seberapa kecilnya IPK kalian, Indeks  Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah penentu nasib, kalimat tersebut mungkin ada benarnya, namun bukan berarti kamu terus-menerus bermalas-malasan dan tidak kerja keras untuk meraih IPK tinggi. IPK rendah bukanlah momok yang menakutkan.

Bukan berarti juga IPK itu tidak penting sama sekali, dan bukan juga kuliah itu hanya mendapatkan IPK ter ”Dewa”. Selain IPK kamu jauga harus memiliki soft skill atau kemampuan kamu yang lain. Serta apa yang kamu dapat selama ini di perkuliahan dan bekal kamu dalam mencari pekerjaan. Dunia belum berakhir ketika pada akhirnya kamu harus lulus dengan hasil IPK yang tidak memuaskan.

Terkadang IPK rendah pun dapat dipandang remeh oleh teman ataupun dosen. Buat kamu yang merasa IPK-mu jauh dari ekspetasi, tak perlu minder kamu bisa melakukan hal-hal berikut untuk meningkatkan kepercayaan dirimu, bahwa kamu juga layak untuk dibanggakan:

  1. Milikilah keahlian khusus


Di dunia pekerjaan tak hanya mengandalkan otak pintar tapi ia juga harus memiliki keahlian khusus. Ingat! tak selalu harus menjadi pintar, terkadang keahlian khsusus mu berawal dari hobi dan kebiasaanmu. Keahilan khusus disini adalah Soft skill. Ketika kamu memiliki hobi menggambar itu bisa menjadi salah satu Soft skill-mu. Atau kamu bisa mengaplikasikan sebuah software. Saat kamu lebih aktiv di luar kampus seperti di organisasi kampus, komunitas hobi dan semacamnya kamu bisa memanfaatkan soft skill mu sebaik-baiknya. Karena menangisi IPK hanya akan menyita waktumu dan melupakan potensi yang ada pada dirimu. Telusuri lebih dalam dirimu. Dan bukankan kamu telah mendapat banyak pelajaran dan pengalaman dari organisasi yang kamu ikuti?

Dengan mengembangkan Soft skill dan pengalaman, jangan heran kalau kamu akan menjadi kandidat yang dicarii banyak perusahaan. Di lain sisi kamu dapat merubah bahwa masa depan cerah tidak tegantung pada ijazah. Meski kenyataannyanya banyak mahasiswa yang mengandalkan ijazah. Tapi lihat, lulusan perguruan tinggipun banyak yang menganggur.




  1. Kuasai Bahasa Asing




Gak selalu harus pintar dan menguasai semua bahasa asing, tapi paling tidak kamu harus mengerti apa arti dan maksud dari bahasa asing itu. Dalam dunia kerja dan pasar ekonomi atau MEA pun kebanyakan dari mereka investor asing, mau tidak mau kamu harus bisa berbahasa lebih dari satu, untuk menjalin komunikasi antar sesamanya.



  1. Milikilah sifat dan jiwa kepemimpinan


Tegaslah dalam setiap kali kamu menghadapi permasalahan dan bijaklah dalam setiap mengambil keputusan. Ketika nilai IPK-mu rendah, apa sikap yang kamu lakukan? Apakah tidak bisa tidur atau malah diam saja. Di sini kamu harus bijak dalam mengambil keputusanmu. Hanya kamu yang bisa merubah mindset mu dan rubahlah pola belajarmu. Pikirkan apa mungkin karena pola belajar yang tidak tepat atau kamu merasa sudah semaksimal mungkin belajar tapi hasilnya tidak memuaskan juga?

Lalu kamu selalu kepikiran
Bagaimana nasib masa depanku ya?

Hai, tak usah khawatir. Masa depan memang sudah ada yang mengatur, tapi kalau dari diri kamu sendiri tidak ingin berubah lalu siapa yang akan bisa merubahnya? Nah, inilah moment yang tepat untuk merubah sistem belajarmu. Maka tak ada salahnya kamu mulai memperhatikan potensimu yang kamu punya. Misalnya memupuk jiwa kepemimpinan yang kamu punya untuk bisa menjadi orang besar. Karena gak sedikit orang-orang besar datang dari IPK rendah bahkan tidak tamat kuliah.




  1. Bergabung dengan LSM


Tidak ada salahnya bergabung dengan LSM, karena menjadi relawan LSM ini tidak memerulakan syarat harus ber-IPK tinggi kok. Melainkan keinginan untuk bekerja dan membantu sesama. Dan tentunya dari sini kamu mendapatkan banyak pengalaman, loh.




  1. Mendapatkan beasiswa ke luar negeri


Siapa bilang ber-IPK rendah tidak bisa mendapatkan beasiswa. Beasiswa tidak hanya milik mereka yang ber-IPK tinggi. Kamu pun yang merasa memiliki IPK rendah bisa mendapatkannya. Contoh saja seperti kisah yang dituliskan Nurul Widyaningrum dimilis beasiswa Yahoo. "Pengalaman saya dan juga kakak saya, IPK kami di bawah persyaratan adminsitrasi tapi kami masih bisa dapat beasiswa keluar. Saya sendiri mensiasati dengan pengalaman kerja dan publikasi, dan juga tentunya skor TOEFL/IELTS".



Jika kalian sempat silahkan baca link berikut ini:


















Data Diri Kontrubusi Menulis



Sementara Foto Tidak Ada ^^



Endah Dwis, usia 21 tahun. Merupakan mahasiswi Unpam reguler C. Kejurusan Manajemen, konsterasi Manajemen Pemasaran, tingkat 4. Suka curhat gak jelas dan sesuai mood di blogger bisa kunjungi https://.sapialay.blogspot.co.id. Ini adalah kontribusi pertama saya di website Unpamkita.com, saya berharap website ini dapat terus berkembang bahkan memiliki komunitas literasi kalangan kampus unpam. HIDUP UNPAM HIDUP MAHASISWA KRATIF!!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan