Selasa, 21 Februari 2017

Dongeng Kura-kura dan Kancil yang sombong

Dongeng Kura-kura dan Kancil




Pada Siang hari. Terlihat seekor Kancil sedang berada di tepian sungai dengan terengah-engah, Kancil merasa sangat haus dan kelelahan lalu, ia menghirup sedikit air yang kala siang itu panas terik. Setelah Kancil merasa cukup ia duduk menepi dan bersandar di bawah pohon rindang. Napasnya kini sudah stabil dari sebelumnya. Kancil terbengong mengamati gelombang air sungai yang terpantulkan cahaya matahati kala itu.
“Ah.. akhirnya lega juga.. air sungai ini benar-benar nikmat” kata Kancil berbicara sendirian.
“hmm.. sepertinya istirahat dibawah pohon itu enak”

Tak lama ada seekor Kura-kura datang menghampiri kancil. Kura-kura itu mengamati kancil yang setengah tidur, rupanya Kancil menyadari ada seekor Kura-kura yang datang. Kancil pun membuka mata dan Kura-kura pun mulai menyapa.
“Eh.. maafkan aku telah membangunkanmu wahai Kancil”
“Ah, tidak juga.. aku hanya sedang beristirahar di sini sebentar”
Oh, begitu?”
“kelihatannya kau sangat kehauasan ya?” Tanya Kura-kura
“Iya.. aku kelelahan karena baru saja aku bertanding lari melawan teman-temanku”
            “Oh ya? Lalu, siapa yang memenangkan pertandingan itu?”
            “Tentu aku! Teman-temanku tidak akan ada yang bisa mengalahkanku haha” Jawab Kancil dengan bangga dan sombongnya
            “Kelihatannya seru.. apa boleh aku mengikuti pertandingan itu? Wahai Kancil?”
            “Haha.. kau mau mengikuti pertandingan itu? Lihat saja tubuhmu kecil seperti itu, dan mana bisa lari cepat sepertiku. Apalagi untuk menang dariku haha  kau ini lucu..”
            “tapi.. baiklah, 3 hari lagi akan ada pertandingan dan kau tau? Di sana banyak sekali teman-temanku yang larinya cepat darimu.” Jelas Kancil
            “Iya.. aku mengerti.. kalau begitu aku akan berlatih”
            “Ya.. ya berlatihlah keras lah sana haha”

Hari dimana telah dinanti pun datang, Kura-kura menggunakan baju dengan nomor punggung  empat dan Kancil menggunakan nomor punnggung satu. Banyak sekali hewan-hewan yang menonton pertandingan itu. Ada pak Semut, bu Semut beserta kedua anaknya. Lalu, ada bibi Belalang, bibi Kupu-kupu dan lulu si Monyet cantik namun bodoh dan masih banyak lagi. Mereka datang untuk menyaksikan pertandingan Lomba lari antara Kancil dengan Kura-kura.
Jumlah peserta kini ada empat orang, tiga teman Kancil dan satu Kura-kura. Wasit pun sudah ada di tepian area untuk meniupkan peluit yang tergantung di leher. Semua peserta mengambil sikap.
            “Apa semuanya sudah siap?” Tanya Wasit
            “SIAP!!!” Jawab mereka sertentak semangat
            “Baiklah, kalau begitu...”
            “bersediaaa, siaapp, yak mulai!!!”
            “Kancil kancil kancil kancil” Suara riuh dari penonton menyemangati kancil
            “Kura kura kura kura kura” Suara supporter dari keluarga Kura-kura pun tak ketinggalan

Lulu sang monyet cantik menonton pertandingan itu dari atas pohon dengan cemilan yang ia makan yaitu pisang kesukaannya. Lulu menyangka bahwa Kura-kura tak akan mampu melawan Kancil.
            “Hmm, aku sudah menduga pasti Kura-kura tak akan mampu melawan Kancil yang larinya begitu cepat, lihat saja itu sudah tertinggal jauh kan...”
            “Aku masuk saja lah, pertandingan ini membosankan”

Tanpa sadar Lulu si monyet cantik tapi bodoh itu membuang kulit pisang dan jatuahlah kulit pisang itu tepat di area pertandingan lari. Dengan bangganya dan sombongnya, Kancil diposisi terdepan tanpa ia sadari saat berlari lalu menginjak kulit pisang yang dilempar lulu sewaktu lulu di atas pohon. Kancil yang hampir memenangkan perlombaan itu, tiba-tiba saja jatuh terpingkal-pingkal sangat jauh.
“Owww....” Kaget penonton berbarengan
“Ahhh tidaaaaaaak, tidaaaaaaaak!!!” Kancil berteriak kencang

 Di kesempatan ini Kura-kura memanfaatkannya ia terus saja berlari dengan sekuat tenaga walau harus dengan membopoh cangkang diatasnya. Napas Kura-kura ter-engah-engah. Namun, ia tak ingin menyerah, inilah kesempatannya untuk memenangkan pertandingan lari ini.
            Tak butuh wakatu lama, Juara 1 dimenangkan oleh Kemli si Kancil perempuan yang baik hati, Juara kedua dimenangkan oleh Cony Si sapi Jantan yang penuh karisma karena kegantengannya dan juga ke ramahannya. Tidak seperti Kancil yang sombong dan penuh dengan ambisi dan juga sangat percaya diri. Lalu Juarat ketiga dimenangkan oleh Kura-kura.

            “Yeeaaay, Kura-kura menaang” sorak ramai dari penonton
            “Alhamdulillah, anakku Kura-kura menang” Saut ibu Kura-kura

Lulu yang mendengar dari bilik kamarnya secepat kilat ia berlari dan keluar untuk melihat pemenangnya. Betapa tidak menyangkanya Kura-kura yang ia anggap tak mampu mengalahkan Kancil kini berhasil menang. Lulu merasa bersalah telah berpikir negativ pada Kura-kura . Seharusnya ia tahu bahwa ia tak boleh mengecilkan mahkluk laim. Ya walaupun makhluk itu bertubuh kecil sekalipun. Lulu menangis senang dan juga turut mengucapkan selamat pada Kura-kura.

            “Juara pertama dimenangkan oleh... Kemli”
            “Kemudian Juara kedua dimenangkan oleh Cony”
            “Yeaaaaaay” Sorak sorai gembira dari penonton
            “Lalu Juara ketigaaa ketiga kita dimenangkan oleeehh... KURA-KURA”
            “Woooo.. go kura-kura go kura-kura go go go”
            “Akh tidakk! Harusnya aku yang menang ahhh!” Teriak Kancil dari jauh
Semua melihat ke arah kancil lalu berbalik tidak perduli dengan keadaan kancil yang memang terkenal sombong dan angkuh. Semua makhluk di hutan merayakan kemenangan Kura-kura dan Hikmah yang dapat diambil adalah,

Jangan sombong ketika kamu merasa memilik kelebihan dibandingkan oranglain, Karena kesombongan akan membawa mala petaka buat diri sendiri, tetap rendah hati dan jangan pernah meragukan kemampuan seseorang dari luarnya saja. Kita tidak akan pernah tau apa yang dimiliki orang tersebut siapa tahu kelebihan yang tidak bisa kita miliki.




Tahukah kamu ? ? ?

Kura-kura







Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo) Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.
Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggris: sea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Keanekaragaman 

Jenis dan Penyebaran



"Chelonia" dari karya Ernst HaeckelArtforms of Nature, 1904
Seluruhnya, diperkirakan terdapat sekitar 260 spesies kura-kura dari 12-14 suku (familia) yang masih hidup di pelbagai bagian dunia. Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 45 jenis dari sekitar 7 suku kura-kura dan penyu.

Chelidae, kura-kura leher ular

Suku ini dinamai demikian karena kebanyakan anggotanya memiliki leher yang panjang. Karena tak dapat ditarik masuk, kepala kura-kura ini hanya dilipat menyamping di sisi tubuhnya di bawah lindungan pinggiran tempurung badannya.
Suku kura-kura leher ular menyebar terutama di Papua dan Australia serta pulau-pulau di sekitarnya, dan di Amerika Selatan. Di luar tempat-tempat tersebut ditemukan pula di Pulau Rote, Nusa Tenggara. Habitat kura-kura ini adalah perairan tawar. Beberapa jenisnya yang ada di Indonesia, di antaranya:
·                    Kura-kura rote (Chelodina mccordi)
·                    Kura-kura papua (Chelodina novaeguineae)
·                    Kura-kura perut putih (Elseya branderhosti)

Pelomedusidae

Seperti kerabat terdekatnya, Chelidae, anggota suku ini merupakan kura-kura air tawar. Kura-kura ini hidup di Amerika Selatan, Afrika dan Madagaskar dan tidak didapati di Indonesia.

Anak bangsa Cryptodira

Cheloniidae, 

Penyu hidup sepenuhnya akuatik di lautan. Kecuali yang betina ketika bertelur, penyu boleh dikatakan tidak pernah lagi menginjak daratan setelah dia mengenal laut semenjak menetas dahulu. Kepala, kaki dan ekor penyu tak dapat ditarik masuk ke tempurungnya. Kaki-kaki penyu yang berbentuk dayung, dan lubang hidungnya yang berada di sisi atas moncongnya, merupakan bentuk adaptasi yang sempurna untuk kehidupan laut.
Penyu tersebar luas di samudera-samudera di seluruh dunia. Dari tujuh spesies anggota suku ini, enam di antaranya ditemukan di Indonesia. Beberapa contohnya adalah:
·                    Penyu hijau (Chelonia mydas)
·                    Penyu sisik (Eretmochelys imbricata)

Dermochelyidae, penyu belimbing

Suku penyu ini hanya memiliki satu anggota saja, yakni penyu belimbing (Dermochelys coriacea). Hidup di lautan-lautan besar hingga ke daerah dingin, penyu ini merupakan kura-kura terbesar yang masih hidup. Panjang tubuhnya (panjang karapas) dapat mencapai 3 m, meski umumnya hanya sekitar 1.5 m atau kurang, dan beratnya mendekati 1 ton.

Chelydridae

Suku ini terdiri dari kura-kura air tawar berekor panjang dan berkepala besar, yang menyebar di Amerika. Dengan perkecualian satu marga anggotanya (Platysternon) yang menyebar di Tiongkok dan Indochina. Beberapa ahli memasukkan Platysternon ke dalam suku tersendiri, Platysternidae. Tidak ada di Indonesia.

Kinosternidae

Yakni suku kura-kura air tawar kecil dari Amerika bagian tengah. Hewan yang mampu mengeluarkan bau tak enak ini tidak terdapat di Indonesia.Catatan penting, jenis ini memiliki kelamin yang persis sama dengan milik pria dewasa. Ketika ereksi, sang betina sanggup berjam jam menjilati kelamin kekasihnya. Uniknya, selama hidupnya sang betina boleh berganti pasangan namun hanya mau oral dengan satu kura kura saja.

Dermatemyidae

Juga menyebar terbatas di Amerika Tengah. Dermatemys berukuran relatif besar dan hidup di sungai-sungai.

Carettochelyidae, labi-labi moncong babi

Suku ini hanya memiliki satu anggota yang hidup, yakni labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta). Lainnya telah punah dan hanya ditemukan dalam bentuk fosil. Labi-labi ini menyebar terbatas di Papua bagian selatan dan di Australia bagian utara.

Trionychidae, labi-labi

Menyebar luas di Amerika utara, (Eropa ?), Afrika dan Asia, ini adalah suku labi-labi yang paling banyak jenisnya. Di Australia, suku ini hanya tinggal berupa fosil. Beberapa contohnya dari Indonesia adalah:
·                    Bulus (Amyda cartilaginea)
·                    Manlai alias labi-labi bintang (Chitra chitra)
·                    Labi-labi hutan (Dogania subplana)
·                    Labi-labi irian (Pelochelys bibroni)
·                    Antipa, labi-labi raksasa (Pelochelys cantori)

Emydidae

Ini adalah suku kura-kura akuatik dan semi akuatik yang hidup di air tawar di Eropa, Asia dan terutama di Amerika. Emydidae merupakan salah satu suku kura-kura terbesar dari segi jumlah anggotanya. Tidak ada spesiesnya di Indonesia kecuali dalam bentuk hewan introduksi sebagai hewan peliharaan. Salah satu contohnya yang banyak dipelihara di Indonesia adalah kura-kura telinga merah (Trachemys scripta).

Geoemydidae

Merupakan suku kura-kura yang terbanyak anggotanya, Geoemydidae (dahulu disebut Bataguridae) terutama menyebar di Asia Tenggara. Di luar itu, anggota suku ini juga ditemukan di Afrika bagian utara, Erasia dan Amerika tropis. Ini adalah suku kura-kura air tawar yang terutama hidup di sungai-sungai, meskipun sering pula ditemui di daratan. Di Indonesia terdapat sekitar 11 jenisnya. Di antaranya:
·                    Biuku (Batagur baska)
·                    Beluku atau tuntong (Callagur borneoensis)
·                    Kuya batok (Cuora amboinensis)

Testudinidae, kura-kura darat sejati

Adalah suku kura-kura darat dengan banyak anggota yang tersebar luas di seluruh dunia. Kura-kura raksasa dari Kepulauan Galapagos dan kura-kura darat berumur panjang dari Kep. Seychelles di atas termasuk ke dalam suku ini. Dua anggotanya terdapat di Indonesia:
·                    Baning sulawesi (Indotestudo forsteni)
·                    Baning cokelat (Manouria emys)

Anak bangsa Paracryptodira

Telah punah.

Menu makanan sehat untuk kura-kura

Makanan wajib untuk kura-kura

Sayuran : Sawi, Wortel, Labu putih, Labu kuning, Labu manisah, Kangkung, Daun semanggi, Lidah buaya, Selada gado-gado, Buncis, Kang panjang, Taoge, Mentimun, Kailan, Daun dan bunga sepatu, Kaktus oputia.
Buah : Anggur, Blueberry, Melon, Blackberry, Semangka,  Pisang, Strawberry,  Buah ara, Apel, Jeruk, Mangga, Kiwi. Semua buah sebenarnya baik jika diberikan sekali-kali dalam sepekan kepada kura-kura anda.
Hewan   Cacing tanah, Jangkrik, Siput, Udang, Siput, Cacing lilin, Ulat sutera, Ayam rebus atau kalkun, Telur rebus, Ikan rebus.







Pelanduk Kancil


                        
Pelanduk kancil atau Tragulus kanchil adalah sejenis ungulata berteracak genap bertubuh kecil anggotasuku Tragulidae. Persebarannya di Asia Tenggara hingga ke Sumatera dan Kalimantan, ini merupakan salah satu jenis pelanduk terkecil di dunia. Di beberapa daerah Sumatera hewan ini dikenal sebagai pelanduk (atau kadang-kadangkancil), dan di Kalimantan disebut pelanduk kancil, pelanduk renggas, pelanduk kecil, dan lain-lain. Sementara dalambahasa Inggris disebut sebagai Lesser mouse-deer atau Lesser Malay chevrotain.
Pelanduk ini dikenal dengan nama yun  dari bahasa Burma, kancil, dan pelandok  dari bahasa Melayu.

 

 



Keanekaragaman Jenis dan Penyebaran



                            
Pelanduk kancil menyebar luas di Asia Tenggara, mulai dari Cina selatan (Yunnan bagian selatan), Indocina, Burma, Thailand, Semenanjung Malaya, Singapura,Sumatera, dan Kalimantan.
Beberapa spesies Tragulus kanchil, di antaranya:

·                    Tragulus kanchil kanchil – Sumatera, P. Mendol, P. Berhala
·                    Tragulus kanchil abruptus – Subi
·                    Tragulus kanchil affinis  Vietnam, Kamboja, Laos, Thailand timur dan tenggara
·                    Tragulus kanchil. anambensis – Mata
·                    Tragulus kanchil angustiae – Burma, Thailand barat daya, di barat Sungai Chao Phraya
·                    Tragulus kanchil everetti  P. Bunguran, Kepulauan Natuna.
·                    Tragulus kanchil fulviventer – Semenanjung Malaya bagian selatan
·                    Tragulus kanchil hosei  Sarawak, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah
·                    Tragulus kanchil klossi  Sabah
·                    Tragulus kanchil luteicollis  Bangka
·                    Tragulus kanchil. pidonis – Koh Pipidon
·                    Tragulus kanchil ravulus – Adang, Rawi
·                    Tragulus kanchil ravus – Semenanjung Malaya bagian utara (termasuk wilayah Thailand), P.Langkawi
·                    Tragulus kanchil rubeus – P. Bintang
·                    Tragulus kanchil siantanicus – Siantan
·                    Tragulus kanchil subrufus  Singkep


Menu makanan sehat untuk kura-kura

Berbeda dengan kura-kura. Kancil akan lebih dulu memilih makanannya sebelum dimakan dengan mengginakan alat penciumannya. Jika di hutan, Kancil memakan pusuk daun (terutama y ang berair), buah-buahan yang jatuh dari pohon, rumput dan akar. Sedangkan di kebun binatang dan urutan jenis makanan yang disukai Kancil dari beberapa jenis makanan yang disediakan adalah pisang, umbi, kacang panjang, kangkung, pepaya, jambu biji, jagung, mentimun, tomat, wortel, bayam. Kancil menyukai buah-buahan yang lunak dan berbau harum seperti Pisang, apel, dan nangka. Jumlah konsumsi makanan seekor kancil perhari rata-rata 561,28

Tahukah kamu bahwa Kancil tidak memilih mentimun selagi masih ada makanan yang lainnya.

Djalal Rosyidi, Mahasiswa S3 Program Studi Ilmu Ternak Ilmu Pertanian Bogor (IPB), pernah melakukan penelitian tentang kehidupan kancil.
Salah satu yang diteliti adalah pola makan binatang bernama latin Tragulus javanicus ini. Pada saat makan, kancil selalu melakukan pemilihan dengan menggunakan alat penciumannya. Dalam beberapa hari diberikan menu makanan yang terdiri ubi, kondang, kangkung, terong, wortel, dan timun. Hasilnya, Dari pakan yang diberikan selama proses penelitian, urutan jenis pakan yang disukai kancil adalah ubi, kondang, kangkung, terong, wortel, dan mentimun.
Mentimun, menurut hasil penelitian Djalal Rosyidi, menjadi makanan yang jarang disukai oleh kancil. Selain relatif lebih keras dari menu makanan lainnya, mentimun mengeluarkan lendir dan bau yang kurang disukai oleh kancil.












Daftar Pustaka



1 komentar:

  1. PinoQQ
    MAINPINOQQ(.)COM | MAINPINOQQ(.)ORG | MAINPINOQQ(.)INFO |
    -KARTU BOLEH BANDING, SERVICE JANGAN TANDING !-
    Jangan Menunda Kemenangan Bermain Anda ! Segera Daftarkan User ID terbaik nya & Mainkan Kartu Bagusnya.
    Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
    1 user ID sudah bisa bermain 9 Permainan.
    • BandarQ
    • AduQ
    • Capsasusun
    • Domino99
    • Poker
    • BandarPoker
    • Sakong
    • Bandar66
    • PerangBaccarat
    Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
    Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
    customer service kami yang profesional dan ramah.
    NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER
    Anda Juga Dapat Memainkannya Via Android / IPhone / IPad
    Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami-Online 24jam !!
    • WA : +855 96 978 7541
    • LINE : pino_qq
    Daftar PinoQQ
    PinoQQ
    PinoQQ
    Agen BandarQ
    Kartu Online
    PinoQQ
    Judi Online
    AgenSakong
    BandarQ

    BalasHapus

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan