Selasa, 15 November 2016

Siap untuk Syar'i?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarrakatuh ..

Salam ukhti..

"Ngapain ndah nulis tentang Syari-syari? Mau hijrah ?"
"Mau sih tapi..."
"Tapi belum siap?"
"Ia.. :("

Ukhti... Pernah gak kalian merasa dilema akan hal-hal yang kalian jalani di dalam kehidupan ukhti?

Contohnya kaya aku ini...
Sebenernya kalau ngeliatin wanita yang berpakaian syari dengan kerudung juga gamisnya yang panjang suka iri pisan. Apalagi ditambah dia cantik.. kadang suka ngaca-ngaca gak jelas di kamar cuma mau liat pantes gak sih syari gini.

Saking penasarannya aku coba untuk membeli beberapa helai kerudung syari dan gamis siapa tau kan hehe.. lalu ku coba memakainya di kantor. Sempat beberapa orang pangling akan perubahan ku ada rasa yang berbeda saat aku mengenakan kerudung syari dengan kerudung biasanya. Aku merasa lebih di hormati dan lebih di hargai. Wah mosok sihhh??? Iya kalau gak percaya coba perhatiin perempuan-perempuan yang berhijab syari dan berhijab biasa. Bahkan aku memperhatikan beberapa teman laki-laki di kampus ataupun di tempat kerja ataupun di sekitar.

Contoh aja kaya Didit #nama samaran. Ada seorang mahasiswi masuk ke kelas ku karena ada urusan dengan dosen pengajar ku dikelas. Seketika teman ku si Didit nlentah sadar atau tidak dengan ucapannya
"Masyaallah adem banget liatnya"

Seketika aku tersenyum tapi entah tersenyum karena apa haha..

Lalu ada juga yang jatuh cinta melalui suaranya walau mukanya ditutupi oleh cadar. Tapi sebagian teman ku menganggap orang bercadar itu gimana gitu.. oke.. oke sebaiknya kita hargai saja apa yang telah menjadi keputusan orang tersebut. Ingin bercadar kek, berjilbab kek, atau tidak berpakaian ala barat kek.

Nah ukhti.. dari situ aku mencoba untuk mengenakan hijab syari di kampus..
Kalian tau apa komen teman-teman ku disana?

"Endah Lo salah baju ye lu mau pengajian?!"
"Hahaha parah lu"
"Dih lu jangan gitu nanti dia malah gamau pake itu lagi"

Aiiish gondok hati rasanya... Mendengar ocehan dari mereka tapi aku menanggapi dgn santai, mungkin awalnya memang berat Allah menguji kita seberapa kuatkah kita untuk terus mengenakan hijab?

Tapi sayangnya aku gak bertahan lama menggunakan hijab syari karena masih malu diledek seperti itu.. mungkin aku jg masih labil..

Salah kah aku ukhti?
Salah kah aku ya Allah? Apabila hanya ingin berubah walau aku tau tak semua orang dapat menerima perubahan ku itu.

Karena mereka tau bahwa aku adalah sosok wanita yang cukup tomboy, dengan sikap kasar dan apapun yang mereka tau tentang keburukan ku.

Tapi ini sebenernya tulisan untuk merubah pikiran orang-orang sih jadi mungkin aku akan melanjutkan tulisan ini saat aku On PC, karena aku menulis ini melalui Hp haha..

So..???~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan