Senin, 14 Desember 2015

Me and My Broken Heart

Me and My Broken Heart
"Aku dan Kepatahatian Ku"

Ku berjalan menyusuri gelapanya malam dan begitu Kelam
Ku terdampar dalam lautan dan luka dalam
Ku asingkan diriku dan berjalan menuju gemericik air tetesan hujan
Ku coba tuk lupaklan tapi tak semudah yang kubayangkan

Kau datang disaat dimana aku tidak mengharapkanmu
Kau datang seakan membawa satu harapan hidup untuku
Kau luangkan semuanya agar aku terus tetap bersamamu
Kau begitu segalanya untukku

Hari demi hari kulewati bersamamu
Tanpa ada satu jedapun terlewatkan hanya bersamamu
Sampai aku lupa bahwa aku tidak semestinya menaruh sepenuh hati padamu
Sampai ketika bahwa realitanya aku tahu kamu....

Kamu bukan lagi miliku
Kamu bukan lagi untukku
Kamu bukan lagi menjadi cahaya terang dalam hidupku
Kamu bahkan sudah tak menganggapku ada...

Ketika aku berusaha mencintaimu
Ketika aku berusaha membuka hatiku kembali hanya untukmu
Dan setelah kamu berhasil membuatku terjebak oleh asmamu
Dan saat itu kamu pergi meninggalkanku tanpa alasan yang jelas


Begitu sajaa..

ya Begitu sajaa...

Seterusnya...

Dimana letak CINTA itu sebenarnya??
Dimana letak keSETIAAN jikalau masih mendua??
Dimana letak PENGORBANAN jika memang sudah tak saling cinta??

Apa cinta bisa kadaluarsa? sepertinya benar apa yang ditulis oleh Raditya Dika
ya karna Cinta bisa Kadaluarsa


So it's gonna be forever / Or it's gonna go down in flames.

enggak ada salahnya untuk merasakan patah hati karena orang yang kita sayangi. These hands had to let it go free.


2 komentar:

  1. Puisi bertemakan cinta tidak pernah pudar :-D

    BalasHapus
  2. ooo ya jelas mas hehe tapi hidup gak melulu soal cinta sih, masih banyak yang lebih penting yakan yakan #ea ea

    BalasHapus

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan