Sabtu, 14 Desember 2013

ketika kemiskianan menimpamu tetap bersyukur

sumpah tangan gatel banget pengen nulis pengen ngetik semua yang ada di khayalan dan fikiran gua ini.. padahal semeseter sebentar lagi persiapan apa yang udah gua lakuin ???? BAH belom ada hahahah -_-" kalo kata temen gua sih
" eh lu gak belajar .. !!"
" males -_- nanti aja " saut gua 
"ah jomblo mah wajar begitu wong gak ada yang mensupport huahahaha" ketawasetan !!
"bangke lo ! tapi emang bener sih !!!" muka murung
"hahaha udah ah jangan galau - galau lagi .. inget ya semua manusia itu bakalan dapet"
"DAPET APAAN?? dapet duit !@!#%#^%$&%"
"ah  BAKA(bodoh,bego,goblok,oneng) ya dapet jodoh lah -_-"
"ah ilah iya gua tau !!"

percakapan berlalu gitu aja yaudah gua memutuskan untuk tetap semangat walpun untuk kali ini gak ada yang support , dan inget juga sih masih banyak yang musti kita jalanin didunia dan gak hanya memikirkan soal itu jadi SO keep calm and waiting someting ..

gua bukannya mau cerita soal yang diatas tapi sesuatu yang selalu mengganjal di kehidupan seseorang #AHSEKK hahah .. dan gua bakallan ceritaiin ini ke elu semua

suatu ketika leni sebut saja namanya itu leni .. dia berasal dari keluarga yang kurang mampu kehidupannya begitu memprihatinkan banyak orang-orang yang mengina dan memaki makinya .. sebagai seorang remaja LENI sangat iri dengan teman-teman sepantarnya ... mereka selalu hidup enak minta apa pun dikasih oleh kedua orang tuanya .. saat Leni melihat seorang temannya bernama claudya membawa gadget baru dan lewat dihadapanya caludya pun melirik Leni yang sedang berdiri dihadapannya ..dan menabarak Leni begitu saja seaakan tidak melihat ada Leni disana kemudian claudya berkata
" WOI !! punya mata gak lo ! , cuiihh baju gue jadi kotor bersentuhan sama lo !! " ketus caludya dan berlalu begitu saja tanpa meminta maaf .
caludya dia memang cantik anak seorang wakil DPR dan ibunya sarjana doktor betapa bahagianya kehidupan mereka lirik suara  Leni berbicara dan matanya masih menuju kearah claudya dan jejaknya hilang setelah melewati gang sempit yang berkelok itu .. sedangkan Leni hanya seoranganak petani yang bapaknya lulusan SD dan ibunya tidak bersekolah kalu harus melawan claudya hanya bisa membuatnya sakit hati .. leni sadar kekurangannya itu bukan maunya dan bukan salahnya bukan salah kedua orang tuanya namun semua itu TAKDIR TUHAN .. tapi Leni selalu positif thingking optimis bahwa Takdir bisa dirubah .. takdir akan berubah padanya dan keluarganya suatu saat nanti .. tapi kapaan??? itulah yang selalu Leni pertanyakan dan ia panjatkan doa setelah solat 5 waktu .. bagis seorang muslim menjalani kewajiban untuk solat 5 waktu itu wajib dan haram jika ditunggalkan .. tapi tak jarang pula Leni terlewat waktu untuk solat akibat pekerjaan yang menyitanya , ia bekerja sebagai buruh cuci piring di suatu tempat makan kecil didesanya .. gaji yang ia dapat hanya 5 ribu seminggu betapa ironisnya dijakarta saja mungkin satu hari lebih dari 5 ribu *SOTOY haha

lama terdiam di jalanan dengan memikirkan hal-hal yang meurutnya tidak mungkin itu Leni sadar dan kembali berjalan menuju rumahnya setalah pulang bekerja dan taksadar kepalanya pun ikut tergeleng-geleng mungkin refleknya terhadap fikiranya barusan ...
#
sesampainya dirumah ia mengetukan pintu dan mengucapkan salam dan dijawab oleh sang ibu dengan lirik ia menjawab
" assalammualaikam" ucap Leni dengan merundukan kepala supaya masuk kedalam rumahnya yang sempit itu dan pintunya hanya setinggi dada orang dewasa bisa dibayangnkan bukan??? lalu dijawab oleh sang ibu
" wa'alaikum salam warahmatuwllah kamu udah pulang nak?? " sang ibu begitu memperhatikan Leni dan menyuruhnya agar segera mandi lalu beristirahat namun Leni tidak beranjak mandi ia duduk disamping sang ibu lalu menangis .. isak tangis Leni makin menjadi dan sang ibu menjadi panik dan bertanya kepada sang anak semata wayangnya dengan belaian tangan nya ke kepala Leni ia berucap dan ikut menangis yang tak tau kenapa sebabnya Leni menangis
"kamu kenapa nak??? ada apa dengan kamu ?? apa ada yang menyakiti kamu nak?? .. jawab ibuu nak !" dengan nada yang bergetar dan tangannya masih membelai halus rambut Leni itu , leni enggan untuk bicara namun akhirnya leni berterus terang kepada sang ibu
" bu.. mengapa kita miskin??? mengapa banyak orang-orang yang menghina kita bu .. Leni sedih bu Leni gak mau seperti ini huhuuhu" isak tangis Leni yang makin menajdi membuat sang ibu tercekik apa yang telah leni pertanyakan itu dan sang ibu tak mampu menjawab yang hanya bisa ikut menangis dalam kesedihan dan dalam kemiskinan hidup didunia ini .. kemudian sang ibu menjawab dengan terbata-bata dengan pelan
" Le ee leni anakku .. kamu gak boleh bicara seperti itu , ini smeua ujian dari yang maha kuasa nak.. ingat nak kehidupan didunia ini tidak selamanya kekal sabar nak ya sabaar :"(.. " sang ibu meyakinkan lalu isak tangis Leni perlahan merda setelah dengar ucapan sang ibu .. ya hanya ibunyalah yang mengerti leni , dan segalanya bagi Leni .. kemudian Leni bangun dari posisi awalnya yang meringkup di paha sang ibu dan menyeka air matanya dan mengapus air mata sang ibu Leni sadar masih bayak orang diasana yang lebih kurang darinya Leni bersyukur mempunyai kedua orang tua yang masih utuh dan Leni yang tumbuh dah hidup normal banyak diluar sana yang tumbuh tidak normal juga miskin .. kemudian Leni berucap
"Maaf kan Leni ya bu , atas ketidakpantasaan leni bertanya seperti ini dan membuat hati ibu sedih" Leni tertunduk
"tidak nak , seharunya bapak dan ibulah yang minta maaf karena tidak bisa membahagiakan kamu anak satu-satunya" sang ibu kembali berlinang air mata namun secepat kilat Leni menyeka air mata sang ibu dan meyakinkan sang ibu bahwa apa yang telah bapak dan ibu kasih hingga sekarang ini tiada bisa Leni balas , dan sang ibu kembali tersenyum melihat Leni yang tumbuh menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya .

hari berjalan begitu saja dan keesokan pagi .. Leni melihat anak-anak yang berangkat sekolah lagi - lagi hanya melihat apakah ia tidak bisa ikut merasakan bagaimana duduk dibangku sekolah??
dengan tampah yang berisi kacang yang sedang ia peggang di tangan kanannya .. Leni kembali termenung dan sang ibu mengetahui renungannya itu . kemudian mendekati Leni dan mengajaknya untuk makan sebelum berangkat beraktivitas seperti biasanya
"nak .. ayo kita makan bapak sudah munggu kamu didalam" ajak sang ibu yang merangkul bahu Leni
"Oh iyaa bu " kagetnya dan bergegas menaruh tampah yang dibawa itu , danditaruhnya di bangku anyaman yang dibuat oleh almarhum neneknya 4 tahun yang lalu
"koe neng ngendi wae Len suwe men? sahut bapak
"anu anu pak Leni dari luar sedang memilah kacang tadi pak , ngapuro toh pak nunggune suwe" lanjutnya dengan bahasa yang tidak asing lagi yaitu bahasa jawa
" yowes, makan no ben warek , makan seadane wae .. bapak karo ibu gur iso ngekei iki" nada bapak prihatin namun iklas menawarkanya
"yo wes toh pak ora opo , wes tak sukrurne heheheh" tawa Leni agar sediikit menghibur kedua orang tuanya

setelah selesai makan Leni begitu amat bersyukur atas nikmat yang tuhan beri kepada nya dan keluarganya .. tak menunggu lama Leni berangkat untuk menjadi buruh cuci piring disuatu rumah makan .

#

pengunjung lumayan banyak hari ini sehingga membuat Leni cukup kelelahan karena harus bolak-balik kedapur untuk mencuci piring - piring itu , tak jarang piring yang dicuci itu bersih dari makanannya terkadang masih ada sisa makanan yang tidak dihabiskan oleh pengunjung padahal sayangkan kalo harus membuang-buang nasi dan lauknya .. terkadang Leni amat ingin mencicipi masakan itu dan membuatnya untuk menmakan bekas orang , makannya begitu terburu-buru agar tidak ketauan oleh sang pemilik rumah makan .. gak cuma disuruh cuci piring terkadang Leni juga disuruh untuk mengantarkan makan itu ke meja - meja dan pesanan yang begitu melimpah yang dibawa ditangannya jadi Leni haru berhati - hati dalam meangkah kalo tidak bisa - bisa piringnya jatuh dan makanannya berserakan dimana-mana belom lagi dimarahi majikannya .. tapi kali ini !!! sedang sial
Leni jatuh tersungkur kebawah dengan piring pecah dan makanan berserakan dimana-mana dia sudah berhati hati bahkan sanagt berhati-hati tapi seseorang menabraknya dengan sengaja ketika ia mendongakan kepalanya keatas yang didapat adalah caludya dan teman-temannya sungguh ironis
dan yang dilakukan caludya bersama teman-temannya itu keteraluan kali ini Leni marah tapi ia tidak berani untuk melawannya hingga yang ia bisa lakukan hanya lah menangis tak lama sang majikan datang dengan mata yang melotot teramat seramnya
" HAII Leniiiiiiii apa yang kamu lakukan hah !! kamu ini baru kerja seminggu disini sudah membuat kekacauan !! kamu saya pecat dan ingat kamu tidak bisa keluar begitu saja tanpa mengganti ini semua !! yang totalnya 500 ribu !! NGERTI !! sekarang kamu pergiii sanah pergiii "
"buuuu jangan buuu maafkan saya ia saya janji akan mengganti ini semua tapi jangan pecat saya bu !!, saya mohhoooonnn" dengan memohon dibawah kaki sang majikan dan menangis tersedu - sedu Leni berbicara
"masaaa bodoo !! saya gak mau tau !!"

lalu terdengar suara tertawa dari caludya dan teman-temannya
"hahhaha mampus lo anak miskin !! m makanya jalan liat - liat , oh ya bu saya jadi gak nafsu makan gara -gara dia !! ayo guys kita pergi " ledek caludya terhadap Leni , dan claudya pergi begitu saja meninggalkan Leni juga rumah makan kecil itu.
teramat sering leni menangis , penderitaannya begitu banyak dalam menjalalni hidup ini .. ketika di perjalanan terlihat du pereman berjalan sempoyongan sepertinya mereka mabuk dan Leni yang sedari tadi berjalan merunduk memikirkan nasibnya belum melihat bahwa ada bahaya mengancam dirinya .. kedua pereman itu nampaknya merenanakan sesuatu setelah melihat Leni yang sedang berjalan seorang diri tidak lama mereka menabrak tubuh Leni dan menggoda Leni menyentuh kulit halus Leni dan hampir menciumnya .
Leni yang kaget segera berontak dan berteria namun tak ada seorang pun yang menulong Leni , yang Leni lakukan sekarang hanyalah berdoa kepada yang maha kuasa tiada berhenti mulut Leni mengucapkan
"asttagfirullah asttagfirullah, yaallah bantu hamba mu ini " dengan nada merintih
namun kedua pereman itu tertawa tertabak-bahak , kesempatan buat Leni untuk kabur kecil akhirnya Leni mengambil batu didekatnya kemudian dilemparkan kepada pereman itu namun hanya kena salah satu dari pereman itu dan membuat geram pereman yang satunya dengan bernada tinggi pereman itu berkata
"anjing !! anak sialan gua ditimpuk !!" belum sempat lari Leni pun langsung disekap yang kedua tangannya digenggam erat oleh pereman itu , tanpa fikir panjang kaki Leni yang bebas menedang kearah kemaluan pereman itu dan segera mengambil kayu didekatnya kemudian dipukulnya berkali-kali ke arah pereman yang satunya , pereman itu meronta - ronta kesakitan dan Leni pun lari secepat kilat hingga jejaknya tak terlihat oleh kedua pereman tersebut .. pereman itu tetap berkata dan menyumpahi anak itu .
"brengseekkk !!! gak akan gua kasih ampun tuh anak !! liat aja nanti" kata si bos preman yang sedang mabuk
"udah boss ayo kitaa jalan kita have fun lagi aja .. lagian bocah begitu doang "
"ah dasar lu begooo ! kalo kita dapetin tuh anak kita bakal bisa jual tuh anak jadi TKW dan uangnya kita buat mabokk sepuasnya dasaar lu begoo bukannya bantuin gua nangkep tuh anak !! "
kemudian pereman itu berjalan dan berlalu begitu saja sementara Leni ia terus - terus berlari tanpa henti , sampai benar-benar pereman tersebut tidak mengejarnya ...

#
dirumah
isak tangis Leni tak tertahan lagi ia tak kuasa menahan atas kejadian yang ia alami hari ini .. sungguh memprihatinkan , dirumah Leni tak mempunyai kamar , rumahnya yang terletak di perkampungan kumuh dan kecil itu tidak pantas disebut rumah layaknya disebut kandang sapi atau kambing .. ia hendak masuk namun ia jatuh tersungkur terkena bambu kantai yang sudah lapuk dan membuatnya tersandung .. kali ini ia mendapati rumahnya tidak ada siapa-siapa bapak dan ibunya sedang bekerja mungkin mereka sedang membajak sawah .. bukan sawah milihnya namun sawah oang lain yang ibu bapaknya bajak .. terkadang upah kerja mereka dibayar setelah panen padi .. itupun bukan dengan uang namun hanya dengan seliter beras tenaga kedua orang tuanya dibayar .. (gua gak bisa bayangin kalo ini terjadi sama gua :'( ) , ia masih terus saja menangis apa yang ia harus katakan kepada bapak dan ibu nanti pasti ibu dan bapak akan teramat sedih dan apa yang mereka dapat jika Leni harus membayar ganti rugi piring yang pecah tadi..
"buuu,.. maaf kan Leniii hiks hiks le  le ni telah membuat susah bapak dan ibu maafkan Leni bu" ditekuknya kedua lutut mendekap ke dadanya dan tangan yang ikut memeluk lutut Leni pun menyesali apa yang telah menimpanya hariini.

keika magrib datang dan langkah kaki itu semakin dekat , semakin dekat mengarah kerumah Leni ya .. ibu dan bapaknya pulang kali ini merka pulang hingga larut malam , belum sempat menginjak lantai rumah Leni langsung sujud dan mencium kedua kaki sang ibu kemudian bergantian mencium kaki sang bapak ..tangisnya makin menjadi tangisnya pecah dan sepertinya tidak akan bisa berhenti sepertinya Leni teramat terpukul , kedua orang tua Leni bingung terlebih sang ibu dan kemudian sang ibu membangunkan Leni yang hendak mencim kakinya kembali.
"Leniii kamu kenapaa?? Leniii ....." tak tahan sang ibu pun ikut menangis dan mengoyoh-oyohkan tubuh Leni yang sedari tadi membuatnya bingung menangis tiada henti
terlihat bapak ikut menangis dan menyeka air matanya kemudian ikut merunduk menanyakan apa sebabnya anak gadis sematawayangnya ini menangis tersedu-sedu ..
"Le n n nii , dikeluarkan dari pekerjaan bu gara-gara memecahkan piring ang sedang akan diantar kemeja pelaanggan TAPIII TAPII itu bukan salaah leni buu si caludya menabarak leni .. dan leni harus membayar ganti rugi piring-piring yang pecah itu , maafkan Lenii pak bu maafkan lenii hiks hiks hiks " 
sang ibu yang kaget mendengar pengakuan anaknya itu lalu memeluknya dengan erat dan mengelus-elus kepala leni mereka masih tenggelam dalam kesedihan dan memang mereka teramat sedih cobaan apa lagi yang diberi oleh sang maha kuasa kepada mereka .. sang ibu megucapkan
"sabaaar nak .. sabaar yaaaa maafkan ibu dan bapak nak seharusnya kamu menikmati masa remaja mu bukan malah ikut bekerja seperti ini .. sudah kamu tidak usah memikirkan itu untuk biaya ganti rugi biar bapak dan ibu yang membayarnya "
"Tapi bu biaya ganti ruginya terlalu mahal apa kita mampu membayarnya bu??"
"memang berapa nak?"
"500 ribu bu"dengan terbata bata Leni berucap
"ah... " kagetnya
"insyaallah nak " bapak membalas perkataan Leni
"sekarang kamu tidur mata kamu udah bengkak banget nak , jangan nangis lagi ya .." seru sang ibu
"njeh bu .." kemudian leni melihat kedua orang tuanya yang terlihat lusuh menerima semua beban ini , tak kuasa leni menangis dalam gelapnya malam ..

#
Suara ayam berkokok waktu subuh akan segera berlalu .. setekah menjalankan ibadah solat subuh berjamaah Leni segera membantu san ibu entah apa yang sedang dikerjakan sang ibu tampaknya baru kali ini Leni melihatnya kemudian Leni bertanya kepada sang ibu
"bu sedang buat apa? pagi buta seperti ini ibu sibuk sekali??"
"ah kamu len , ibu sedang membuat anyaman dari bambu ini siapa tau bisa dijual untuk menambah kebutuhan biaya hidup"
"boleh leni bantu ?? "
"gausah nak kamu tidur lagi aja sana .. masih malam , !"
"nggak bu "
"yasaudah nak "
setelah lama melihat dan memeperhatikan sedikit demi sedikit leni mencoba membuatnya walaupun rada aneh dan sedikit rusak karena tak sabarnya Leni .. tapi leni senang dan tetap berusaha .. satu jam anyaman itu tereselesaikan sang ibu berniat untuk menjual anayaman itu dengan harga 2000 rupiah , memang murah kedengarannya tapi bagi sang ibu harga itu sudah cukup pas karena sudah jarang sekali para tetangganya menggunakan peralatan tradisional buatan tangan semua tetangganya sudah menggunakan bahan pelastik atau melamin

#06:30
senja telah berada ditempatnya menyapa dan memberikan energi kepada sebuah keluarga yang tak kenal lelah mencari uang dan dan seorang perempuan yang bertekad merubah nasib hidupnya walau sering kali ia mendapatkan cemoohan dari setiap orang yang tidak suka dengannya , hinaan yang sering ia dapat ketika melakukan hal yang wajar menurutnya namun tidak menurut orang lain , menurut orang lain itu hal yang BODOH !
" bu leni berangkat ya bu , leni coba bawa 5 bakul ini bu" *bakul : tebuat dari anyaman
"iya nak hati -hati ya" 
"njeh bu.. asalamualaikum"
"wa'alikumsalam"
langakah kaki leni pelan dan memang sanagt berhati -hati jalanan yang bergelombang dan tipisnya sandal yang lama sudahtidak digantinya itu membuatnya harus berjalan perlahan ditakutkan hal yang tidak diinginkan terjadi padanya.
sesampainya di perkotaan leni mencoba nejajakan jualannya kepada orang-orang dengan tawaran 2.000 rupiah
"bu bakulnya bu , buat nasi ... cuma dua ribu "
orang -orang yang beralu - lalang didepannya hanya diam dan mengacuhkan leni , leni hampir putus asa disekanya air mata yang ingin jatuh dari matanya. tidak lama ada seseorang yang bertanya dan membeli
" satunya berapa?"
"alhamduli..... " ketika menoleh leni kaget yang bertanya adalah cowok dan dia adalah aldi cowok terkaya serta memiliki paras yang menarik didiesanya , hati leni kemudian berdegup cepat iya leni selama ini memendam rasa kepadanya dan andai saja aldi tau dengan perasaan leni sebenrnya , ah tapi belom tentu jika aldi tau sekalipun perasaan leni apa dia tertarik dengan leni yang hanya seorang gadis miskin dan gak punya apa-apa itu.
"hei .. helooo ... "
"o oohh oh iya ya ini harganya 2000"
"apaa cuma 2000?? gak kemurahaan aku beli semua ya!!
"be.. beneran ?? "
"iyalaah apa ada tampang pembohong diraut wajahku ini" didekatkannya muka aldi ke muka leni dan tecekak lah lenisaat itu 
"aaa... nda kok ndaa, "
"yaudah ni berati semua 10,000 ya"
"emhh ...iya"
"yaudah nih uangnya, pegang ... okeh byeee "
"eeh ta tapii aku belom bilannnng.. MAKASIH YAA !!!
"IYA sama - sama" aldi tetap berlalri namun aldi tetap mendengar suara terimakasih leni kepadanya dan sontak aldi membalas



APA KELANJUTANYA SAKSIKAN NANTI YA #woii author kok saksikan ?? emang ini TV !!
oh iya maksudnya tunggu lanjutanya di tulisan berikutnya :")
KEEP STAY MY BLOG yaw fanss 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan