Senin, 25 November 2013

Tuhan apa kau mendengar pintaku ??

Tuhan jika engkau ada beri aku jawabaan untuk ini , beri aku ketabaham untuk menghadapi semua ini apa engkau benar adil tuhan? apa engkau benar tidak tidur?? bukan maksud aku meragukanmu , meragukan keberadaanmu tapi engakau pun maha melihat tuhan , melihat semua aktivitas manusia dimuka bumi ini , apa engakau melihat bagaimana keadaan ku keadaan keluarga ku ? apa yang sesungguhnya engkau rencanakan tuhan?? aku capek sungguh aku capek menghadapi semua amarah yang ada di manapun gak dirumah gak disekolah gak dengan orang tua ataupun teman

saat aku mempunyai konflik dengan orang tuaku seseungguhnya aku gak ingin inii semua terjadi , tapi apa tuhan ? aku hanyalah seorang anak .. mungkin aku tau aku terlalu mamja dengan mereka tapi aku juga butuh kepastian bukannya keberisikan yang mereka lakukan hanya marah - marah saja .. terlebih ketika ibuku berucap
"gak sudi saya mengurusi kamu "
apa kalian bisa bayangkan ?? selama ini ibu sendiri yang aku pikir benar-benar tulus membesarkan dan juga mendidik ku ternyata hanya apa?? sakiiitt TUHANNN !! rasanya pengen mati aja dan biar mereka puas dan tidak adanya urus mengurus soal sekolahku itu , percuma aja kan mereka buang-buang biaya demi anak yang tidak mereka harapkan dan mereka tak perlu pusing - pusing membri makan anak itu. tapi kalo aku bunuh diri aku akan dosa karna jalan takdirku mungkin bukan sampe disini , dan aku gak mungkin ngelakuin itu tapi jika aku terus terpuruk dengan keadaan ku ini mungkin bisa saja aku gila , dan bisa saja aku sudah tak mengenal kedua orang tua ku ... ketika aku sedih rasanay dunia ini memang bukan untukku , aku hanya membuat bebean mereka .. dari bayi hingga besar ini , dan setelah ibuku berucap itu kata - kata dari mulut ini tak bisa tertahan untuk bilang " yaudah kenapa masih diurusin sih kalo tau begini ?? kenapa gak buang aja ke kali atau ke tong sampah !!"
 jujur bukan maksud buat jadi anak durhaka tapi setan yang telah merasuki tubuh ini gak ada henti - hentinya aku menangis dipojokan dan sedangkan ibuku yang udah marahnya diambang batas membanting-banting barang yang ada didekatnya ..

sungguh prihatinya keluargaku , mencoba membahagian mereka sungguh susah dan dari dalam diri ini sesunggunya juga bersalah , dengan mengucap kata-kata yang seperti itu.. kapan keluarga ku bisa harmonis lagi kaya dulu seperti dulu ??

samapai kapan aku hidup??? apakah aku hidup hanya membuat beban kedua orang tua ku. aku sungguh sedih benar - benar sedih kapan kebahagianku berbihak kepadaku????? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunitas Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan